5 PENYEBAB SERING BUANG AIR KECIL

Apakah anda Sering Buang Air Kecil dan merasa keseringan???
merasa ingin buang air kecil bisa membuat aktivitas sehari-hari jadi tidak nyaman.
Misalnya, saat berada di mobil atau kendaraan umum tiba-tiba ingin buang air kecil
dan tak berapa lama kembali ingin pipis. Cukup mengganggu bukan?

Profesor Inderbir Gill dari Departemen Urologi University of Southern California
mengatakan, peningkatan frekuensi untuk buang air besar bisa disebabkan oleh infeksi
saluran kemih.Gejalanya antara lain ada rasa sakit, sensasi rasa terbakar, dan warna
urine yang keruh.

Di luar itu, ada beberapa kondisi yang juga bisa mendorong keinginan untuk buang air
kecil lebih sering dari biasanya. Apa saja itu?
5 PENYEBAB SERING BUANG AIR KECIL


1. Stres
Sering buang air kecil bisa terjadi saat sedang stres hingga gangguan kecemasan.
Kondisi tersebut dapat membuat sinyal di otak mendorong pengeluaran urine di saluran kemih.

2. Makanan asam

Menurut Cleveland Clinic, banyak konsumsi makanan yang asam, seperti buah jeruk dapat
menyebabkan iritasi kandung kemih sehingga memicu keinginan terus buang air kecil.

3. Alkohol dan kafein
Jangan heran jika Anda tiba-tiba ingin buang air kecil terus menerus setelah minum
minuman berakohol maupun minuman berkafein seperti kopi. Keduanya memiliki efek diuretik
 yang meningkatkan volume urine dan merangsang kandung kemih.

4. Minum obat
Beberapa obat-obatan, terutama obat untuk tekanan darah tinggi dapat memberikan
efek diuretik yang membuat sesorang ingin buang air kecil berulang kali dalam waktu berdekatan.

5. Makanan pedas
Menurut Cleceland Clinic, untuk sebgian orang, makanan pedas juga dapat mengiritasi
kandung kemih seperti halnya makanan yang asam.

Profesor Gill mengatakan, keinginan terus buang air kecil dalam waktu satu atau
dua hari saja tak perlu dikhawatirkan. Namun, jika sudah terjadi selama beberapa
minggu bahkan satu bulan, segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.
Bisa jadi ada masalah yang lebih serius, seperti infeksi kandung kemih hingga diabetes.

Dan Sebaiknya silahkan anda mencari DOKTER Spesialis untuk berkonsultasi,terimkasih.
Facebook CommentsShowHide

0 comments